-->

2. Panambang –a


Kata yang mendapatkan panambang –a dalam penulisan tidak ada perubahan. Tetapi apabila panambang –a dirangkai dngan kata yang berakhiran vokal, panambang –a berubah menjadi ya atau wa namun suara y dan w tidak perlu dituliskan.

Contoh :

rabi + -a [rabiʸͻ] rabiya (‘menikah’)

bali + -a [baliʸͻ] balia (‘kembali’)

rene + -a [reneʸͻ] renea (‘kemarilah’)

lunga + -a [luŋͻᵂͻ] lungaa (‘pergilah’)

tuku + -a [tukuᵂͻ] tukua (‘belilah’)

turu + -a [turuᵂͻ] turua ( ‘tidurlah’)

jaluK + -a jaluka (‘mintalah’)

golek + -a goleka (‘carilah’)

ngadeg + -a ngadeg ('berdirilah’)

Kata dasar (tembung lingga) yang dirangkai dengan panambang –a mempunyai maksud :

· ‘Perintah’ pakon

Contoh :

gawea ( perintah untuk ‘membuat’ gawe )

macaa ( perintah untuk ‘baca’ maca )

· ‘Seandainya / Walaupun’ Saumpama / Sanajan

Contoh :

rekasaa ( seandainya / walaupun ‘susah ‘rekasa )

cilika ( seandainya / walaupun ‘kecil’ kecil )

· ‘pengharapan’ pengarep-arep

Contoh :

udana (berharap agar ‘hujan’ udan )

maria (berharap agar ‘sembuh’ mari

Panambang selengkapnya:

1. Panambang  -i klik Disini
2. Panambang -a klik Disini
3. Panambang -e klik Disini
4. Panambang -en klik Disini
5. Panambang -an klik Disini
6. Panambang -na klik Disini
7. Panambang -ana klik Disini
8. Panambang -ane klik Disini
9. Panambang -ake klik Disini

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Response to "2. Panambang –a"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel